Ahli zikir dan ahli syukur




AHLI DZIKIR DAN SYUKUR

Rasulullah صلى الله عليه وسلم pernah memberi wasiat kepada sahabat Muadz رضى الله عنه, “ Demi Allah, aku benar-benar mencintaimu. Maka janganlah kamu lupa untuk membaca doa di setiap akhir shalat : ‘Allahumma a’innii ‘ala dzikrika wa syukrika, wa husni ‘ibaadatika.’ (Ya Allah, bantulah aku untuk mengingat-Mu dan bersyukur kepada-Mu, serta agar bisa beribadah dengan baik kepada-Mu).” (HR. An Nasa’i dan Ahmad).

Barangsiapa yang merindukan menjadi seorang ahli dzikir, maka kita tahu bahwa dzikir adalah amalan yang tiada bandingannya. Ahli dzikir adalah orang yang paling sering diingat oleh Allah سبحانه وتعالی. Allah سبحانه وتعالی. berfirman, “Kerana itu, ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)Ku.” (QS. Al Baqarah [2] : 152)

Dan, barangsiapa yang ingin menjadi ahli syukur, maka kita tahu bahwa syukur adalah pembuka nikmat Allah سبحانه وتعالی. Jauh lebih hebat bersyukur daripada berkeinginan. Bersyukur akan mendatangkan jaminan Allah berupa berbagai macam nikmat, sedangkan berkeinginan tidak mendatangkan apa-apa selain bagaikan rasa haus yang tiada berkesudahan.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Kongsikan Cerita ini klik button di bawah

No comments

Powered by Blogger.