Misteri kapal hantu abad ke 18

Kalau ada apa-apa cerita atau produk nak dikongsi ke dalam blog ini, terus je pm facebook Kriss Merah <= klik


Misteri Kapal Hantu Abad Ke-18, Kaptennya Mati Beku Memegang Pena
 

Lukisan kapal Mary Celeste yang menjadi ikon 'kapal hantu' (Wikipedia)

Laut kaya akan hasil alam berlimpah. Selain itu, laut juga kaya akan cerita.




Mempelajari dan mencari tahu tentang kehidupan laut dapat menambah wawasan kita. Terlebih, apabila disisipi sejarah di dalamnya, atau mitos, atau bahkan cerita legenda. Salah satunya mengenai kapal hantu.

Konon, kapal hantu berlayar mengharungi samudera-samudera dunia tanpa berlabuh sedetik pun. Di dalamnya, dibawa serta awak kapal yang bukan manusia, tentunya.
Kisah mengenai kapal hantu yang mendunia adalah Mary Celeste.

Mary Celeste adalah kapal jenis kargo dan penumpang dua tiang yang ditemukan di Samudra Atlantik. Saat ditemukan, kapal didapati tanpa awak dan terabaikan, meskipun faktanya cuaca cerah serta krunya berpengalaman.

Muatannya pun terlihat tak tersentuh sama sekali. Barang-barang pribadi milik penumpang dan awak kapal tetap berada di tempatnya, termasuk benda-benda berharga.

Mary Celeste dinyatakan dalam kondisi layak melaut ketika berlayar menuju Selat Gibraltar pada 1872. Kapal tersebut berada di lautan selama sebulan dengan persediaan makanan memadai untuk enam bulan.

Akan tetapi pascamelaut, para kru tak pernah terlihat ataupun terdengar lagi. Menghilangnya mereka sering disebut sebagai misteri bahari terbesar sepanjang masa.

Banyak spekulasi beredar tentang kejadian yang menimpa kru kapal, mulai dari gempa bumi bawah laut, semburan air, hingga penjelasan paranormal terkait dugaan makhluk asing, UFO, monster laut serta dugaan fenomenal Segitiga Bermuda.

Mary Celeste sering digambarkan sebagai prototipe kapal hantu sejak ditemukan telantar tanpa penjelasan nyata. Tapi salah satu cerita kapal hantu paling misterius adalah Octavius.
Apa yang mebuatnya dianggap sebagai kapal hantu paling aneh dalam sejarah? Berikut kisahnya, seperti dikutip dari The Vintage News, Kamis (10/1/2018).
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Kongsikan Cerita ini klik button di bawah

No comments

Powered by Blogger.